Teknologi CTP Offset Printing Part 2

Hai guys!! Welcome to part 2 dari teknologi CTP Offset Printing..
Pasti kalian sudah tidak sabar ya nunggu part 2 nya ya? Its okay karena mimin dikesempatan kali ini akan melanjutkan membahas teknologi CTP dengan metode Internal Drum dan Flat-Bed. For you guys yang belum tau CTP itu apa kalian bisa cek di artikel blog sebelumnya yang berjudul “Offset Printing Pakai Teknologi Apa Sih?” dan part 1 dari topik ini.

 

Internal Drum

 

Oke, pertama-tama mimin akan bahas mengenai teknologi CTP Internal Drum. Dalam menghilangkan efek sentrifugal pada plat, diciptakanlah desain Internal Drum. Desain teknologi Internal Drum berasal dari desain lama imagesetter, yaitu Computer to Film (CTF). Pelat cetak diletakkan ke suatu mesin melalui suatu silinder. Kebanyakan perangkat memakai sudut lebih dari 180°. Pada teknologi Internal Drum terdapat cermin berputar dengan istilah tekniknya adalah rotating mirror di bagian sumbu Internal Drum. Sinar laser tercemin dalam sumbu Drum dan kemudian dibelokkan oleh rotating mirror ke permukaan pelat yang meng-scan dengan arah melingkar. Optik dengan rotating mirror bergerak berputar secara perlahan ke arah sumbu, sedangkan rotating mirror ini berputar sangat cepat dengan perkiraan jumlah rotasi mungkin lebih dari 40.000 rpm (putaran per menit). Agar dapat mengurangi efek vibrasi dari getaran 40.000 rpm tersebut, beberapa perusahaan membuat cermin pada imagesetter dengan memakai material yang berbahan dasar granit yang juga memiliki kelebihan solid, geometri yang stabil, dan dapat menghilangkan efek vibrasi.

 

 Flat-Bed

 

Pada metode Flat-Bed, pelat cetak diposisikan rata selama proses imaging. Contoh yang paling sederhana dan paling umum digunakan adalah teknologi imaging dalam proses exposure pelat, dimana sinar laser dibelokkan baris demi baris oleh polygon mirror dengan imaging dan correction optics. Pada proses tersebut sering muncul kendala yang rumit, dimana laser dot pada tepi pelat secara geometris memiliki sudut yang berbeda dibanding di area tengah pelat (proyeksi kurang tajam dan bulat di pinggir). Oleh sebab itu, Flat-Bed imager ini direkomendasikan dan dianggap cocok untuk mesin cetak offset dengan format kecil atau percetakan dengan persyaratan kualitas cetak yang tidak terlalu ketat, misalnya dalam percetakan surat kabar).

 

Keuntungan dari metode Flat-Bed ini adalah penanganan pelat yang relatif mudah. Kemudahan pada penanganan pelat ini menguntungkan bagi industri printing atau percetakan surat kabar, dimana waktu produksi imagesetter pelat cetak dapat lebih singkat.

 

Gimana ni guys? Sudah tahu sekarang teknologi CTP yang dipakai oleh industri Offset Printing? Apabila kalian merasa infomarsi-informasi dari blog kami bermanfaat dan menarik jangan lupa untuk tetap pantengin terus blog kami karena setiap hari mimin akan update berita-berita menarik dan bermanfaat dalam menambah pengetahuan kalian yaa.. And last but not least jangan lupa juga untuk share artikel-artikel di blog ini ke keluarga dan teman-teman kamu ya! Stay safe and stay healthy.. See ya!

 

Baca Artikel: 

https://www.bintangtimursempurna.co.id/blog/offset-printing-pakai-teknologi-apa-sih.html
https://www.bintangtimursempurna.co.id/blog/teknologi-ctp-offset-printing-part-1.html

Share Links