Offset Printing vs Digital Printing Eps.4

Episode ini akan membahas dari segi hasil cetakannya, sekaligus merupakan episode terakhir dalam seri Offset Printing vs Digital Printing.

 

Warna Hasil Cetakan

Dari segi warna yang dihasilkan, tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan antara offset dan digital. Hanya saja, hasil cetakan offset kadangkala terlihat agak sedikit redup. Sedangkan hasil cetak digital, warnanya lebih terang atau lebih menyala. Perbedaan ini tidak terlalu terlihat berbeda dan sekilas tampak mirip. Warna pada hasil cetak offset juga cenderung dapat bertahan lebih lama dan tidak cepat pudar dibanding digital.

Pengaturan Warna Hasil Cetakan

Hasil cetakan yang sudah jadi, apakah masih bisa diutak-atik atau diatur lagi? Ya, jawabannya bisa. Sebagai informasi, warna dari hasil cetakan yang sudah keluar, masih dapat diatur atau diutak-atik lagi lho… Tapi ini hanya berlaku pada offset printing saja. Pada digital printing, hasil yang sudah keluar memang sudah seperti itu apa adanya, sesuai dengan file designnya dan tidak dapat diubah lagi. Maksudnya warna hasil cetak pada offset printing dapat diubah itu seperti apa sih? Jadi, hasil cetakan yang sudah keluar dari mesin cetak offset, warnanya dapat diubah atau diatur agar menjadi lebih terang atau lebih gelap, dengan cara mengubah ketebalan warna dari hasil cetakan tersebut pada suatu mesin khusus. Untuk membuat warnanya menjadi lebih gelap, ketebalan warnanya ditambahkan, dan begitu pula sebaliknya.

 

Nah, dari semua perbedaan yang sudah dijelaskan sebelumnya mengenai Offset dan Digital printing, pasti muncul pertanyaan besar di kepala kalian. Lebih baik mencetak secara offset atau digital?

 

Jawabannya, semua bergantung pada apa yang ingin dicetak. Designnya seperti apa, kuantitasnya seberapa banyak, ingin menggunakan bahan seperti apa, ukurannya sebesar apa, ketebalannya setebal apa, warnanya maunya bagaimana, budgetnya seberapa banyak, dan dibutuhkan dalam waktu cepat atau tidak. Jadi, semuanya kembali lagi pada kalian.

Share Links