Offset Printing vs Digital Printing Eps.2

Jika sebelumnya sudah dibahas mengenai perbedaan offset dan digital printing dari segi mesin, proses, dan waktu, sekarang kita akan membahas lebih lanjut lagi dari segi kuantitas, biaya, dan bahan.

Kuantitas

Pada dasarnya, kuantitas atau jumlah yang dapat dicetak pada offset dan digital sama saja. Sama-sama bisa mencetak dalam jumlah banyak. Namun, jumlah yang ingin dicetak dapat sangat memengaruhi harga atau biaya yang dibutuhkan.

Biaya

Biaya yang dibutuhkan sangat bergantung pada kuantitas seberapa banyak yang ingin dicetak. Pada offset printing, jika jumlah yang dicetak sedikit, harganya dapat menjadi sangat mahal. Namun jika jumlah yang ingin dicetak banyak, harganya dapat berkurang dan jauh lebih murah. Hal ini berbanding terbalik dengan digital printing. Pada digital printing, jika sedikit jumlah yang ingin dicetak, harganya jauh lebih murah. Tetapi jika ingin mencetak banyak, maka harganya akan jauh lebih mahal dibanding offset. Hal tersebut karena digital printing dapat mencetak satuan, dan perhitungan harganya pun secara satuan. Misalnya, jika ingin mencetak 1000 lembar kertas, maka akan lebih murah mencetak secara digital dibanding offset. Tetapi jika ingin mencetak sebanyak 100.000 lembar, maka akan jauh lebih murah mencetak secara offset daripada digital. Jadi, murah atau mahalnya biaya percetakan, sangat bergantung pada jumlah yang ingin dicetak.

Bahan

Mungkin selama ini kalian berpikir bahwa bahan yang digunakan dalam percetakan hanyalah kertas saja. Memang, bahan yang paling banyak dan sering digunakan adalah kertas. Namun, terdapat juga bahan-bahan lain yang biasa digunakan dalam percetakan lho… seperti mika, kalkir, PVC, akrilik, flexy, jakron, dan lain-lain. Kertas sendiri pun dapat dibagi menjadi beberapa jenis kertas seperti art carton, art paper, ivory, kraft, duplex, blue white (BW), kartu tik, dan sebagainya. Pada printing offset, bahan yang digunakan dapat jauh lebih bervariasi dibandingkan dengan digital yang terbatas dalam pemilihan bahannya.

 

Nah, untuk setiap bahan-bahan tersebut pun memiliki ukuran dan ketebalan yang berbeda-beda. Tentunya ukuran dan ketebalan kertas yang dapat dicetak oleh offset dan digital printing juga berbeda. Ini semua akan dibahas pada episode selanjutnya, ditunggu ya!

Share Links